Fiber Optic

Training Infrastruktur Jaringan Fiber Optik

Training Fiber Optic Bandung memberikan pengetahuan dan keahlian mendasar yang diperlukan untuk membangun, menguji, mengelola, dan maintenance infrastruktur jaringan fiber optik melalui pembelajaran teori dan praktikum dengan peralatan-peralatan fiber optik yang sering digunakan di lapangan.

Silabus Training (3 Hari)

Hari ke-1

  • Pengenalan FO
  • Jenis-Jenis Media FO
  • Komponen Jaringan FO
  • Terminasi

Hari ke-2

  • Alat & Bahan
  • Pengupasan Kabel
  • Budgeting
  • Praktikum Terminasi Mekanik

Hari ke-3

  • Praktikum Terminasi Fusion Splicer
  • Praktikum Pengetesan
  • Praktikum Peer to Peer SFP
  • Sesi Diskusi

Persiapan Training Fiber Optic Bandung

training fiber optic bandung
  • Harga Training + Sertifikasi
    Rp 3.000.000
    • termasuk makan siang dan snackbox 3 hari, modul pelatihan, t-shirt, dan sertifikat
  • Persyaratan Peserta
    Tidak ada
  • Registrasi di Transindo
    Bisa melalui aplikasi Android Transindo Academy atau klik tombol registrasi di bawah ini
  • Wajib Dibawa
    Laptop dan mouse

Daftar Training FO Sekarang

Untuk menjadi peserta training FO, silakan melakukan registrasi via aplikasi Android Transindo Academy, atau jika Anda tidak memiliki perangkat Android, klik tombol berikut ini

Apakah Fiber Optic itu?

Kabel fiber optic/serat optik adalah media transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus, lebih kecil dari sehelai rambut, dengan cara menyalurkan gelombang cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser atau LED dengan diameter kabel kurang lebih 120 mikrometer.

Keuntungan mengunakan kabel serat optik antara lain: bandwidth besar dan kemampuan dalam membawa data yang berkapasitas lebih besar, dengan kecepatan mencapai gigabit-per detik tanpa perlu ada repeater, biaya pemasangan dan pemakaian yang rendah serta keamanan yang lebih tinggi, ukuran kabel lebih kecil dan ringan, sehingga mudah diinstalasi dan dirapikan, kebal terhadap gangguan elektromagnetik dan gelombang radio, tidak menggunakan tenaga listrik sehingga tidak berpotensi menyebabkan percikan api dan tidak berkarat.

Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan Bit Error Rate. Salah satu ujung serat optik diberi masukan data sample dan ujung yang lain mencoba membaca apa yang dikirimkan, setelah itu akan dihitung jumlah kesalahan persatuan waktu untuk intensitas cahaya dan panjang serat optik dalam uji tersebut. Dengan diketahuinya Bit Error Rate, maka jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.